PENYEBAB MOBIL ZEBRA BOROS BENSIN DAN SOLUSINYA

0
122

 

Banyak sekali masalah yang menyebutkan bensin boros, dan tak sedikit juga yang mencari artikel penyebab mobil sangat boros, tak kecuali mobil zebra. Mobil zebra juga banyak yang mengeluh kan karena super boros. Masalah ini memang sangat berpengaruh dikehidupan kita karena kita akan mengeluarkan uang yang lebih banyak daripada biasanya.

PENYEBAB DAN SOLUSINYA :

  1. Filter udara kotor

Kotornya filter udara menjadi salah satu penyebab borosnya konsumsi BBM. Kenapa? Sebab filter udara yang kotor dapat membuat aliran udara ke dalam mesin menjadi terhambat. Pemborosan yang sangat signifikan akan terjadi pada mobil yang masih menggunakan sistem karburator. Namun berbeda dengan mobil yang menggunakan sistem injeksi. Pada mobil injeksi filter udara yang kotor tidak begitu banyak berpengaruh, Tapi jangan di anggap ringan, sebab dengan filter udara yang kotor akan sangat berpangaruh pada performa mesin dan dapat menimbulkan gejala knocking.

Sering sekali mobil injeksi mengalami ngelitik  hanya karena saringan udara kotor. Untuk mengatasi filter udara yang kotor solusinya sangat mudah, cukup dengan membersihkan atau mengganti saringan udara tersebut dengan yang baru. Harganya pun sangat bervariasi tergantung jenis mobil yang digunakan.

  1. Nosel tersumbat

Nosel tersumbat umumnya terjadi ketika kita menggunakan bahan bakar dengan kualitas yang kurang bersih atau menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan rendah. Hal seperti ini biasanya terjadi pada mobil yang menggunakan sistem injeksi. Lubang nosel pada mesin injeksi yang sangat kecil sering mampat tersumbat kotoran. Apa efeknya ? Jika lubang pada Nosel sudah tersumbat maka pembakaran pada mesin pun menjadi tidak sempurna sehingga akan mengurangi efisiensi bbm. Solusi untuk mengatasi masalah nosel yang tersumbat ialah dengan membersihkan nosel tersebut atau jika sudah sulit untuk dibersihkan dapat langsung menggantinya.  Harganya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 700.000 per buah.

  1. Sensor kotor / Lemah

Untuk mobil yang telah menerapkan sistem injeksi elektronik pada mesinnya tidak akan luput dari peran berbagai sensor, seperti sensor MAP, vacuum,  CO, throttle  dan lain sebagainya. Tidak dapat dipungkiri sensor-sensor ini pun bisa kotor atau memang sudah mulai lemah sehingga sensor tersebut memberi informasi yang salah kepada komputer manajemen mesin. Jika hanya kotor, sensor-sensor tersebut masih bisa di atasi dengan cara dibersihkan. Namun lain halnya jika memang sensor tersebut sudah lemah, mau tidak mau sensor perlu diganti. Rentang harganyapun cukup besar, bisa mencapai belasan juta rupiah. Karena tergantung dari jenis sensor dan mobil yang digunakan.

  1. Piston & Ring Piston Aus

Piston & Ring Piston yang aus umumnya terjadi pada mobil-mobil yang sudah cukup lama karena waktu pemakaian dan jarak tempuh yang tinggi. Piston & Ring Piston yang aus jarang terjadi pada mobil – mobil baru kecuali jika mobil – mobil baru tersebut sering menempuh perjalanan jauh. Lalu apa efeknya jika memang Piston & Ring Piston aus? Piston & Ring Piston yang aus akan menyebabkan kompresi pada ruang bakar berkurang sehingga efisiensi kinerja mesinpun akan menurun. Jika kita mengalami hal seperti ini solusinya hanya satu, turun mesin. Ongkos turun mesin berkisar antara Rp 1 s/d 3 juta. Namun jika memang ada penggantian komponen tentu harganya akan menjulang, tergantung pada merek mobil.

  1. Penumpukan Kerak

Penumpukan Kerak pada bagian dalam mesin biasanya terjadi pada kendaraan yang sering menggunakan bahan bakar beroktan rendah. Bagi yang sering menggunakan bahan bakar dengan oktan tinggi bukan berarti tidak akan terjadi penumpukan kerak. Penumpukan kerak ada kemungkinan tetap bisa terjadi. Hal ini biasanya terjadi pada mesin yang tidak pernah mencapai putaran tinggi. Untuk mengatasi masalah penumpukan kerak solusinya cukup membuka kepala silinder dan dibersihkan. Atau yang lebih mudah kita harus selalu melakukan servis berkala secara rutin di bengkel resmi atau terpercaya.

  1. Karburator Aus

Pada mesin mobil-mobil lawas umumnya masih menggunakan sistem karburator. Dimana fungsi dari karburator sendiri ialah tempat bercampurnya udara dan bahan bakar yang nantinya akan digunakan untuk proses pembakaran pada mesin. Masalah yang sering terjadi pada mobil yang masih menggunakan sistem karburator, biasanya terjadi pada klep throttle yang sudah tidak mampu tertutup rapat. Jika sudah seperti itu tentu saja hal ini akan membuat bahan bakar menjadi boros sebab campuran antara bahan bakar dan udara menjadi kaya. Tidak perlu khawatir, karena hal ini masih bisa diperbaiki dengan menggunakan karburator repair kit.

  1. Kabel Berumur

Untuk urusan kelistrikan pada mobil memang tidak begitu berpengaruh pada borosnya konsumsi Bahan bakar. Namun tetap hal ini patut diperhatikan. Jika Kabel telah berumur, akan membuat hambatan pada kabel listrik mobil juga semakin besar. Dengan hambatan yang besar akan berdampak pada sistem pengapian serta kerja sistem injeksi tidak lagi sempurna. Jika memang dirasa sudah menjadi seperti itu solusinya bisa dibawa ke bengkel resmi untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

SOLUSINYA :

  1. Injak Gas Dengan Perlahan

Salah satu cara menghemat konsumsi bensin mobil adalah dengan kebiasaan berkendara. Menginjak gas mobil menjadi salah satu faktor penting dalam kebutuhan bahan bakar pada mesin mobil Anda. Dalam menginjak gas, sebaiknya di lakukan dengan cara pelan dan bertahap. Jangan langsung menginjak dalam-dalam karena akan membuat bahan bakar mobil menjadi boros dan percuma.

  1. Jaga Kecepatan Mobil Secara Konstan

Menjaga kecepatan mobil dengan konstan juga menjadi faktor yang akan menentukan konsumsi bensin mobil Anda. Kecapatan yang tetap tentu akan membuat mesin mobil juga stabil dalam mengeluarkan tenaga dan berimbas pada penghematan bensin juga. Beda apabila Anda membawa kendaraan dengan kecepatan yang tidak stabil atau ngebut. Contohnya saja, apabila jalanan macet, kecepatan mobil akan sangat tidak stabil, karena kadang jalan dan berhenti dengan tiba-tiba. Ini akan membuat konsumsi bensin menjadi lebih boros dari biasanya.

  1. Kurangi Pemakaian AC

Pemakaian AC ini sebenarnya relative tergantung pemakaian dan kebiasaan pengemudi. Bagi Anda yang tidak tahan panas di dalam kabin mobil, pengurangan penggunaan AC bukan pilihan yang cocok untuk Anda. Hanya saja, demi penghematan bensin atau bahan bakar, meminimalisir penggunaan AC ini akan memberikan efek yang signifikan dalam konsumsi BBM mobil Anda.

  1. Lepas Gas Lebih Awal

Maksud dari melepas gas lebih awal ini adalah sesaat sebelum Anda berhenti. Contohnya begini, bila Anda sedang mengemudi dan di depan melihat persimpangan lampu merah dan sedang menyala merah, maka mau tidak mau Anda harus berhenti di persimpangan tersebut bukan? Nah, salah satu tips untuk mengiritkan konsumsi BBM mobil Anda adalah dengan melepas pedal gas lebih awal dan membiarkan mobil menggelincir tanpa tenaga/ gas. Tips ini juga sekaligus untuk menghindari cara membawa mobil dengan “endut-endutan” efek dari injak rem yang dalam karena laju mobil masih kencang saat mau berhenti.

Berikut adalah bahasan dari penyebab mobil Zebra boros bensin. Kita harus mengubah kebiasaan kita dengan benar, bukan hanya untuk mobil kita, tapi untuk kita sendiri juga. Jika terus dibiarkan itu akan berdampak buruk bagi kita.

Sekian TERIMA KASIH……

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here