PENYEBAB LAMPU ENGINE PAJERO MENYALA DAN SOLUSINYA

0
244
LAMPU ENGINE PAJERO MENYALA

Terkadang kita tidak tenang bila LAMPU ENGINE PAJERO MENYALA, kita tidak tahu apa masalahnya dan itu membuat kita frustasi, takut jika kita sedang berkendara dan terganggu akan masalah yang serius pada mesin. Kita bisa saja langsung ke bengkel tapi kadang keadaan tidak mendukung.

PENYEBABNYA :

Berikut adalah beberapa hal untuk masalah ini :

Komponen yang Sering Bermasalah

Berikut ini adalah beberapa komponen yang mungkin bermasalah sehingga lampu indikator mesin mobil menyala:

  • Sensor Aliran Massa Udara 

    atau Mass Air Flow (MAF), adalah sensor yang berfungsi menghitung jumlah udara masuk ke mesin. Dengan begitu komputer akan menaikkan atau menurunkan jumlah konsumsi bahan bakar dengan tepat. Jika ini dibiarkan, MAF dapat menyebabkan gangguan konsumsi bahan bakar dan gas buang menjadi lebih banyak. Hindari masalah ini dengan mengganti filter udara di waktu yang tepat.

  • Sensor Oksigen 

    di setiap mobil, biasanya akan ada dua hingga empat. Sensor ini berfungsi untuk menganalisa jumlah oksigen dalam knalpot kendaraan. Dengan jumlah oksigen tertentu sensor akan menentukan seberapa banyak bahan bakar yang terbakar. Hampir serupa dengan MAF, akibatnya konsumsi bahan bakar dan gas buang akan meningkat. Jika kerusakan ini terus dibiarkan bisa jadi akan mengganggu kinerja dan merusak catalytic converter

  • Catalytic Converter 

    berfungsi untuk mengubah karbon monoksida dan senyawa lainnya menjadi senyawa yang aman bagi lingkungan. Jika berhenti berfungsi maka akan berimbas pada jumlah gas buang yang tidak stabil. Selain masalah gas buang buang, tarikan mobil juga akan jadi berat.

  • Busi dan Kabel 

    juga bisa jadi sumber masalahJika Anda mendapati lampu indikator mesin menyala bersamaan ketika adanya sedikit goncangan saat mobil dipacu, bisa disimpulkan kerusakan ada pada businya. Untuk menghindari masalah ini terjadi, gantilah busi mobil Anda ketika menyentuh jarak tempuh setiap 40.000 atau 60.000 km.

BERIKUT ADALAH SOLUSI NYA :

Lampu Indikator Tidak Selalu Urgent

Kebanyakan orang hanya akan menyikapi lampu indikator mesin mobil hanya dengan servis atau perawatan ringan saja. Pada umumnya lampu indikator akan menyala sesuai tingkat urgensinya.

Pertama, mungkin lampu indikator akan berwarna kuning. Ini artinya telah terjadi masalah pada mesin mobil Anda, tapi tidak berat. Tapi jika dibiarkan lampu akan berwarna merah atau berkedip-kedip seiring bertambahnya tingkat urgensi.

Permasalahan yang biasanya terjadi adalah pada sistem gas buang. Bisa juga catalytic converter yang minta diganti baru.

Memang dalam pemeriksaannya para montir bengkel akan membutuhkan waktu yang lumayan lama. Tapi ujung- ujungnya mereka tetap membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya yang lebih banyak untuk perbaikannya.

Periksa Tutup Tangki Bensin

Kesalahan atau lupa menutup lubang tangki bahan bakar dengan benar juga bisa menjadi penyebab menyalanya lampu indikator mesin mobil Anda. Tekanan yang ada di dalam tangki secara perlahan akan terbuang percuma.

Dalam kondisi seperti itu, mobil Anda akan menangkapnya sebagai kelainan pada sistem emisi gas buang. Perubahan tekanan akan mengidentifikasi sebuah kebocoran.

Maka dari itu, jangan dulu buru-buru ke bengkel hanya untuk mendapati tutup tangki bahan bakarnya longgar.

Jika masih menyala, diamkan selama paling lama seminggu (selama indikator hanya berwarna kuning) kemudian silahkan ke bengkel terdekat.

Periksa Ruang Mesin

Buka kap mesin dan periksa apakah ada kebocoran atau kabel yang terbakar atau tidak. Kerusakan itu memang biasa terjadi dan membuat lampu indikator mesin mobil menyala, terutama pada bagian kabel busi.

Jika di bagian tersebut telah tampak tanda-tanda keretakan atau kerusakan lainnya, busi tersebut harus segera diganti. Perbaikan sederhana adalah menggantinya dengan yang baru. Jika Anda tidak dapat mengerjakannya sendiri, jangan lalu membiarkannya begitu saja. Memang gangguan pada mesin tidak akan secara langsung timbul, hanya saja jika terlalu lama didiamkan akan membutuhkan biaya perbaikan yang lebih besar.

Cara mematikan lampu Check engine

Lampu check engine OBD II akan terus menyala selama kerusakan belum diperbaiki.
Jika terjadi kerusakan intermittent, namun kerusakan tersebut tidak muncul lagi selama 3 trip secara berurutan, maka lampu check engine akan mati , namun kode kerusakan DTC akan tetap tersimpan pada memori ECU. Jika kerusakan tidak terjadi lagi dalam 40 – 50 trip maka DTC secara otomatis akan dihapus dari memori ECU.
Cara yang paling aman untuk menghapus kode DTC adalah dengan menggunakan scantool atau code reader.
Kebanyakan alat – alat tersebut mempunyai tombol atau fungsi untuk menghapus kode DTC dengan tulisan atau keterangan seperti “ clear code ? “ atau “ Erase DTC “.
Jika anda menekan tombol atau memilih opsi tersebut maka kode DTC akan terhapus dari memori ECU, hal ini akan membuat kendaraan kembali ke titik Nol

 

Berikut adalah masalah tentang Kecelakaan Lampu Engine Pajero Menyala, jika anda ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar kami. TERIMA KASIH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here