PENYEBAB AIR RADIATOR MOBIL BOROS

0
130
PENYEBAB AIR RADIATOR MOBIL BOROS

 

salah satu komponen yang berguna untuk mendinginkan atau mengurangi panas mesin mobil saat mobil digunakan ialah Radiator, tugas dari sistem pendingin mobil ini adalah untuk menjaga agar temperatur mesin mobil tetap dalam kondisi yang stabil meskipun pada suhu kerjanya. Radiator ini biasanya berada di bagian depan kendaraan. Jika mesin sampai overheating, maka ada kemungkinan akan merusak beberapa Komponen Mesin Mobil tersebut. Oleh karena itu, radiator adalah salah satu komponen penting dalam mesin anda. salah satu hal patut di waspadai adalah jika air radiator mobil anda cepat panas dan habis karena hal tersebut merupakan indikasi dari sistem radiator yang tidak beres.

Sama hal nya dengan komponen mobil lainnya, tentu saja radiator juga dapat mengalami masalah yang dapat menyebabkan gangguan pada peforma kendaraan anda. Salah satu masalah yang sering dialami oleh pemilik kendaraan adalah iar radiator yang habis dan berkurang dalam waktu yang cepat.

Air radiator disini berperan sebagai pendingin dari mesin mobil anda. Seringkali air radiator mengalami penurunan volume, padahal anda baru saja mengisinya. Berikut ini adalah beberapa penyebab air radiator cepat panas dan habis :

  1. Tutup Radiator Melemah

Salah satu hal yang menjadi penyebab dari berkurangnya air radiator adalah karena tekanan tutup pada radiator yang sudah melemah. Biasanya hal ini dikarenakan kerusakan yang ada pada karet pada bagian tutup radiator yang dapat membuat air radiator lebih cepat habis dibandingkan biasanya.

Karena tutupnya yang sudah mulai melemah, tentu saja akan membuat air radiator mengalir menuju tabung untuk air cadangan dengan cepat, bahkan sebelum pressure valve terbuka. Untuk mengatasinya tentu anda harus mengganti karet tutup radiator dengan yang baru.

  1. Kebocoran Pada Water Pump

Water pump merupakan komponen yang berfungsi untuk memompa serta sebagai sirkulasi air yang ada di dalam mesin mobil. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini, maka akan menyebabkan penurunan volume air radiator yang cukup drastis. Bahkan kebocoran yang disebabkannya akan sangat besar, karena air yang mengalir akan cukup deras.

Karena kebocoran yang terjadi cukup deras, maka bila tak segera diperbaiki akan membuat mesin mengalami over heating yang cukup parah. Biasanya kerusakan komponen ini dikarenakan usia pemakaiannya yang terlampau tua dan terkena rendaman air sehingga membuatnya keropos dan berkarat.

  1. Thermostat Kotor dan Bermasalah

Cairan coolant yang digunakan untuk mengisi radiator, seringkali mengalami sirkulasi yang tidak berjalan. Hal ini lah yang menyebabkan thermostat tidak akan terbuka ketika suhu kerja mesin tersebut sudah tercapai. Sehingga menyebabkan mesin dapat melewati suhu hingga 100 derajat celcius namun air radiator belum juga bersirkulasi.

Masalah lainnya adalah ketika thermostat dalam kondisi yang kotor dan bengkok, sehingga membuat air radiator tidak dapat bersikulasi dengan baik karena adanya kerak yang menyumbat radiator. Biasanya ini dikarenakan penggunaan yang cukup lama serta perawatannya yang tidak rutin. Untuk itu, lakukan perawatan serta pembersihan rutin pada radiator anda untuk menghindari hal tersebut.

  1. Sirip Radiator Yang Bocor

Kebocoran yang terjadi pada sirip radiator biasanya tidak akan mudah terlihat dikarenakan beberapa hal, seperti sudah kering ataupun menguap sebelum air menetes. Namun hal ini menjadi salah satu penyebab air radiator berkurang. Untuk itu cek lah secara rutin pada bagian bagian tersebut, sehingga bila terjadi kebocoran maka anda bisa segera mengatasinya. Kebocoran seperti ini sebaiknya anda perbaiki langsung di bengkel bengkel terdekat

. Putaran Kipas Radiator Yang Mulai Melemah

Banyak hal yang menyebabkan melemahnya putaran kipas radiator, antara lain adalah:

  • Carbon Brush yang sudah mulai habis.
  • Magnet yang ada pada motor cooling fan sedikit bergeser ataupun terlepas dari posisinya.
  • Jika motor kipas menggunakan relay tambahan, maka bisa saja dikarenakan sambungan yang ada pada skun yang ada pada kaki relay terlalu kecil sehingga menyebabkan kabel mudah panas

.

Bila kipas menggunakan visco fan radiator, maka bisa saja cairan yang ada di dalam kopling kipas tersebut terbuang keluar Untuk mengatasi hal ini, maka akan lebih baik untuk mencari tahu penyebab melemahnya putaran kipas radiator anda. Jika ada komponen yang mulai habis, anda bisa menggantinya dengan yang baru. Jika ada komponen yang bergeser, maka bisa dilakukan setelan ulang agar mengubahnya ke posisi semula

  1. Kurang Rapatnya Selang Radiator

Penyebab lainnya dari penurunan air radiator yang cukup drastis biasanya dikarenakan kurang rapatnya selang selang yang terpasang pada radiator. Sehingga membuat air radiator mudah keluar dari celah antara selang dan besi radiator. Untuk mengatasinya, tentu saja harus merapatkan selang selang pada radiator agar tak terjadi celah yang membuat kebocoran pada air radiator

 

7.Kebocoran Pada Kompresi Mesin

Biasanya kebocoran yang terjadi pada kompresi mesin tidak akan mudah terlihat dibandingkan lainnya. Sehingga membuat orang banyak bertanya tanya mengapa air radiator dapat berkurang dengan cepat, padahal tidak ada kebocoran yang terlihat. Kebocoran pada kompresi mesin biasanya terjadi saat tutup radiator tersebut dibuka lalu mesin dihidupkan, maka terjadi gelembung gelembung yang tidak berhenti. Bahkan saat mesin digas, maka air radiator akan menyembur keluar.

Sebenarnya kebocoran ini dapat anda perhatikan dari beberapa tanda tanda yang diperlihatkan oleh mesin, misalnya saja pada kondisi busi yang selalu basah, oli mesin yang tercampur dengan air dan masih banyak lainnya. Jika tanda tanda ini muncul pada mobil anda, maka akan lebih baik untuk segera membawanya ke bengkel terdekat.

  1. Penutup Pembuangan Air Kurang Rapat

Jika kebocoran masih saja terjadi setelah anda mengecek hal hal yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka cobalah cek penutup yang ada pada pembuangan air radiator di bagian bawah. Biasanya penutup ini agak kurang rapat. Sehingga pastikan bila penutup sudah rapat dan kalau perlu tambahkan selotip.

  1. Selang Radiator Sudah “Lembek”

Penyebab lainnya dapat dikarenakan selang radiator yang sudah lembek sehingga menimbulkan berbagai rembesan rembesan kecil yang menyebabkan kebocoran air radiator. Hal ini biasanya dikarenakan selang radiator yang sudah cukup tua, sehingga mudah lembek dan akhirnya menyebabkan beberapa lubang lubang kecil. Untuk mengatasi hal ini, anda perlu mengganti selang lama kendaraan anda dengan yang baru.

Kondisi air radiator yang berkurang dengan cepat dan terus menerus tentunya menjadi hal yang tak boleh anda biarkan begitu saja. Jika hal tersebut terus terjadi, maka bisa saja membuat mesin mengalami overheating atau panas yang berlebihan. Kondisi mesin yang overheating ini akan membuat mesin dapat mogok mendadak di tengah jalan.

masalah tersebut adalah masalah yang paling sering terjadi pada radiator sehingga menyebabkan air radiator cepat panas dan habis.

Solusi air radiator berkurang atau cepat habis
Yang pertama adalah perlu diketahui apa penyebab air cepat habis tersebut? yang pertama dicek adalah Radiator.

Berikut cara cek kebocoran:

  • Lepas radiator kemudian lihat dan amati secara fisik apakah ada kotoran putih bekas keluar air panas pada beberapa satu atau bagian radiator, jika ada maka bocor
  • Radiator memiliki 3 lubang keluar masuk air, nah tutuplah kedua lubang yang ada pada radiator/ sisakan 1 lubang saja (sisakan yang lubang besar atau tempat memasukkan air). Tutup dengan plastik/ kresek lalu ikat dengan karet (persis seperti menutup saluran keluar air pada bak mandi). Nah setelah dua lubang ditutup coba tiup dengan mulut satu lubang yang tersisa (seperti meniup balon), rasakan apakah udara yang ditiupkan merembes (keluar) ataukah tiupan benar-benar berat/ tidak ada keluar.
    Untuk meyakinkan coba masukkan radiator yang ditutup tersebut kedalam bak berisi air (sisakan lubang yang terbuka janagn sampai masuk ke air) lalu tiuplah lihat pada air apakah ada udara/ gelembung udara keluar? jika ada gelembung udara keluar maka ada kebocoran disana. Persis seperti mengecek ban dalam yang bocor, cuman bedanya untuk memberi tekanan angin pada radiator dengan cara ditiup. Dipompa sebenarnya juga bisa akan tetapi yang ditutup adalah lubang yang besar, yang disisakan lubang seukuran slang pompa.
  • Jika radiator bocor maka bawa ke tukang service radiator karena memperaikinya butuh skill dan peralatan khusus.
  • Jika tidak bocor maka cobalah pasang kembali dan rapatkan pemasangan slang-slang kemudian jika tutup sudah waktunya diganti/ sudah terlihat lemah (karetnya tidak mampu menahan uap air) maka bisa diganti. Belilah tutup radiator orisinal agar sempurna dalam menutup uap panas radiator
  • Jika air masih cepat habis maka solusi terakhir bawa ke tukang service radiator.

Radiator merupakan salah satu sistem mobil yang cukup kompleks dan membutuhkan keahlian khusus untuk mengecek serta memperbaikinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here