3 Masalah Umum yang Sering Terjadi Pada Mobil Pajero

0
80
beberapa masalah yang ada pada mobil pajero
beberapa masalah yang ada pada mobil pajero

Mempunyai mobil gagah bermerk Pajero menjadi kebangaan tersendiri oleh pengguna mobil, sebab merk ini berhasil menjadi perhatian mobilovers karena body dan fitur yang ditawarkan. Namun anda perlu ketahui ini, dibalik gagahnya sang Pajero tersimpan beberapa masalah pada mobil Pajero. Mau tau apa saja? Yuk kepoin selengkapnya dibawah ini;

1.Steering Shaft Cepat Aus

Sebagai mobil dengan kemampuan off road, semestinya bagian steering shaft ini cukup tangguh ketika menghajar jalan kasar sekalipun. Namun ternyata, karakter kaki-kaki yang empuk dan handling yang lincah dengan ban gambot membuat bagian steering shaft jadi cepat aus.

layanan konsultasi

Gejala yang bisa dirasakan oleh pengemudi saat Steering shaft ini aus yaitu setir terasa bergetar. Bagian ini harus bekerja keras dan disinyalir materialnya yang kurang ‘badak’ bila dibandingkan dengan bobot kendaraan dan habitatnya yang melewati jalan kasar.

2.Rotor Disc Tidak Rata

Penyakit kedua pada Mitsubishi Pajero Sport terletak pada bagian rotor disc depan. Gejalanya bisa dirasakan saat pengereman pada kecepatan di atas 60 km/jam. Muncul getaran dan itu bisa terasa sampai setir apabila kondisi kampas atau rotornya sudah jelek. Bengkel resmi biasanya hanya menawarkan untuk membubut rotor disc supaya rata kembali.

Tawaran ini sebaiknya ditolak apabila rotor disc sudah tipis. Kebanyakan pemilik Pajero Sport yang mengalaminya justru minta untuk penggantian rotor disc baru apabila masih dalam cover garansi. Besar kemungkinan, gejala ini berasal dari kualitas rotor yang kurang baik karena setelah dibubut masih bisa muncul lagi.

Penyebab rotor bergetar karena kinerja pengereman yang lumayan berat. Ini disebabkan karena bobot mobil yang bongsor, dan tak jarang pemilik Pajero Sport juga memakai ban dengan ukuran lebih besar.

Kondisi diperparah bila memakai kampas rem yang kurang tepat, ini bisa mengikis rotor disc lebih cepat karena jenis kampasnya yang lebih keras. Apabila melakukan modifikasi pengereman, maka jangan hanya mengganti kampas rem saja dengan produk aftermarket.

3.Shockbreaker Belakang Bocor

Cara mengetahuinya adalah dengan memeriksa apakah ada oli meler di body shock. Oli rembes karena seal bocor, bisa disebabkan karena shock bekerja ekstra keras di jalan rusak atau karakter pengemudi yang agresif. Shockbreaker yang sehat walafiat tidak berlumuran oli pada batangnya.

Bila belum cukup uang untuk mengganti baru, perbaikan sementara bisa diatasi dengan mereparasi shockbreaker di bengkel-bengkel shock. Bila hanya seal shock yang bocor maka masih bisa diganti atau rekondisi dengan isi ulang oli shock oleh pihak bengkel.

Saat memeriksa kebocoran shockbreaker, jangan lupa juga perhatikan kondisi kaki-kaki lainnya, seperti link stabilizer belakang, lower arm dan ball joint upper.

Pastikan kondisi karet-karetnya, apakah masih utuh dan tidak pecah. Kemudian, gemuk pelumasnya harus menutupi bagian ball joint yang bergesekan. Apabila ball joint sudah aus dan karet dampernya getas atau pecah, pastinya membuat berkendara tidak nyaman. Selain itu, muncul suara gaduh dari kolong karena adanya bagian yang berbenturan atau bergesekan.

Intip juga ulasan Penyebab Mobil Pajero Sport Mengeluarkan Bunyi Aneh

Itulah ulasan terkait masalah pada mobil pajero. Sudah tahu apa yang harus dilakukan? Selamat mencoba.. Good Luck..

Baca artikel bermanfaat lainnya di Dunia Mobil

Punya keluhan apa di mobil anda? Yuk bahas di kolom komentar ini. Salam Dunia Mobil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here