5 Kerusakan Penyebab AC Mobil Kadang Dingin Kadang Panas

0
1343
5 Kerusakan Penyebab AC Mobil Kadang Dingin Kadang Panas
5 Kerusakan Penyebab AC Mobil Kadang Dingin Kadang Panas

AC mobil kadang dingin kadang panas menjadi polemik tersendiri bagi pengguna mobil. Hal ini tentunya dapat menganggu kenyamanan pengendara dalam berpergian.

Berikut adalah cara mendeteksi beberapa hal yang bisa menjadi penyebab AC mobil tidak dingin atau kurang dingin:

layanan konsultasi
  1. Freon kurang atau habis

Freon berkurang seringkali menjadi penyebab utama ac mobil kurang dingin. Berkurangnya freon ini terjadi karena kebocoran pada sistem ac. Bocor freon yang terlalu kecil dan hanya terjadi pada tekanan tertentu misalnya pada 120 psi pada tekanan tinggi, pada tekanan tersebut ada kemungkinan bocor berhenti, sehingga freon tidak sampai habis sama sekali.

Kebocoran seperti ini sering di temui pada sel o ring pada sambungan-sambungan pipa AC. Juga pada seal saft kompressor atau pun pada relief valve pada kompressor. Tapi pengaruhnya ac mobil kadang dingin kadang panas. Sedangkan kalau freon habis sudah jelas akan menyebabkan ac mobil tidak dingin.

  1. Kondensor dan Radiator kotor

Permukaan kondensor atau radiator yang kotor karena debu, karatan, atau sirip pada permukaan yang tertekuk akan membuat pembuangan panas dari freon gas bertekanan tinggi pada kondensor terjadi tidak sempurna. Hal ini berakibat pada proses kondensasi yang jadi tidak sempurna.

  1. Motor Cooling Fan Mati, Putaran lemah atau Putaran terbalik

Jika motor cooling fan ataupun extra fan terganggu dengan ditandai putaran lemah atau mati mengakibatkan pembuangan panas di kondensor tidak berjalan dengan baik. Begitu pula jika putaran motor cooling fan terbalik dalam artian arah angin yang di hembuskan mengarah kedepan mobil.

  1. Kelebihan oli kompressor

Pada System Ac mobil memiliki volume atau ruang yang tetap. Jika kelebihan oli kompressor maka ruang untuk freon akan berkurang. Artinya jika sebuah mobil sedan membutuhkan freon seberat 0,40 kg dengan kelebihan oli kompressor maka jika 0,40 kg freon bisa masuk semua ke system ac.

Kejadian di atas akan menyebabkan tekanan berlebihan. Dan jika menyesuaikan tekanan agar sesuai dengan spesifikasi standar harus mengurangi jumlah freon yang masuk. Beruntung kalau hasilnya hanya AC kurang dingin. Karena terkadang tidak mau dingin sama sekali.

  1. Evaporator Kotor atau tersumbat

Kotoran yang terdapat pada permukaan evaporator lebih banyak disebabkan oleh debu yang di hisap oleh blower kemudian menempel pada permukaan evaporator yang mengakibatkan aliran udara yang dihembuskan oleh blower ac tersumbat dan akan kita rasakan angin ac yang kurang kencang dari biasanya. Bisa juga disebabkan karena filter ac yang penuh debu karena kita lupa membersihkannya.

Cara Mengatasi AC Mobil Kadang Dingin Kadang Tidak

Sebelum membawa ke bengkel keterpercayaan anda, ada baiknya mengatasi terlebih dahulu di rumah. Simak selengkapnya dibawah ini;

Kondisi refrigerant

Pertama, ukur tekanan refrigerant menggunakan AC manifold testing tool. Alat ini akan mengukur tekanan refrigerant atau freon baik sisi tekanan rendah dan tekanan tinggi. Bandingkan dengan tekanan freon standar mobil anda yang tertera pada chasis mobil.

Jika tekanan freon normal, maka tidak ada masalah pada volume refrigerant. Tapi jika tekanan freon turun bahkan habis, maka terdapat masalah berupa kebocoran pada sistem AC. Jangan langsung isi dengan freon baru, namun temukan terlebih dahulu sumber kebocoran.

Kondisi komponen dari kebocoran

Pemeriksaan kedua merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan pertama. Kebocoran ini bisa saja terjadi pada selang atau komponen lainya. Kebocoran bisa ditandai dari adanya rembesan PAG oil atau oli kompressor pada sekeliling area yang mengalami kebocoran.

Rembesan ini bersifat basah dan apabila terkena debu akan mengotori permukaan area tersebut. Tapi jika lubang kebocoran sangatlah kecil, maka akan sulit terdeteksi dengan mata telanjang. Untuk melakukan pengecekan bisa dilakukan dengan penambahan zat khusus berupa cat atau dye yang dimasukan kedalam sistem AC. Cat ini akan menunjukan letak kebocoran karena sifat cat ini dapat keluar ke lubang sekecil apapun. Tapi untuk melihat kebocoran cat ini, anda juga perlu senter Ultraviolet (UV) agar dapat terlihat jelas.

Ketika letak kebocoran sudah diketahui, saatnya anda melakukan perbaikan. Perbaikan ini bisa berupa penambalan area kebocoran menggunakan plastic steel atau melakukan penggantian komponen agar terjamin. Dengan cara ini, dijamin masalah ac mobil kadang dingin kadang panas akan teratasi segera.

Kondisi sistem elektrikal HVAC

Kondisi terakhir akan ditemui jika tidak ada masalah pada kebocoran ataupun volume freon. Masalah sistem elektrikal AC bisa menyerang pada beberapa komponen, antara lain ;

Kipas Pendingin (Extra Fan)

Saat ini banyak mobil yang menggunakan kipas pendingin bertenaga listrik. Alasanya agar lebih irit dan efisien. Tapi saat rangkaian terputus, bukan hanya mesin yang akan mengalami overheat. Sistem AC juga akan mengalami masalah karena kipas pendingin juga berfungsi mendinginkan kondensor AC.

Jika kipas mati, kemungkinan ada kerusakan dibagian sekering. Periksa kondisi sekering, kemudian ganti dengan kapasitas yang sesuai. Jika tetap putus, artinya ada short listrik pada rangkaian kipas.

Lepaslah kipas pendingin dari ruang mesin, kemudian bersihkan area motor. Jika tetap mati, maka kemungkinan ada rangkaian yang terputus didalam kipas. Lakukan pemeriksaan menggunakan ohm meter untuk mencari mana hubungan yang terputus.

Magnetic clutch

Switch ini bertujuan sebagai kopling yang akan menghubungkan pulley kompressor dan poros kompressor. Jika clutch ini tidak berfungsi maka tidak ada pompaan refrigerant dari kompressor.

Sama halnya dengan extra fan, periksa bagian fuse terlebih dahulu untuk memastikan adanya short voltage. Jika fuse masih tersambung, maka penyebab lain ada pada sensor. Sensor ini meliputi refrigerant pressure sensor dan blower temperature sensor. Perlu alat scan untuk mendeteksi kerusakan sensor.

Tapi jika kerusakan terjadi pada magnetic clutch, tidak ada cara lain selain melakukan penggantian.

Blower cabin

Blower ini terletak didepan evaporator didalam kabin mobil. Tujuanya untuk memasok udara luar ke dalam kabin melewati evaporator. Jika blower ini tidak berputar maka tidak ada hembusan udara dari air vent walau blower control sudah diposisikan ke kecepatan tertinggi.

Baca Juga : Bahas Lengkap Overhaul Disini

Masalah ini jarang terjadi, tapi seperti biasa sebelum melakukan pembongkaran blower pastikan rangkaian pengontrol blower terhubung dengan baik. Biasakan untuk mengecek fuse terlebih dahulu jika dihadapkan pada masalah elektrikal.

Nah, itulah ulasan terkait ac mobil kadang dingin kadang panas. Semoga bermanfaat dan jangan lupa dipraktekkan juga ! GoodLuck

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here