Dilirik Kemenperin, Industri Otomotif Jadi Sektor Primadona

0
12
kemenperin optimis industri otomotif jadi sektor primadona ekspor nasional
kemenperin optimis industri otomotif jadi sektor primadona ekspor nasional

Kabar baik bagi kalian pengguna industri otomotif. Pasalnya, pada tahun 2030 akan menjadi champion combustion engine dan elektrik dengan harapan sektor industri otomotif berkembang menjadi sektor primadona. Hal ini disampaikan oleh Harjanto saat membuka seminar otomotif di Aula Rajawali Kemenperin, Jakarta, Selasa (13/8).

Sebab Menjadi Sektor Primadona

Hal ini merupakan buah hasil dari pemerintah yang terus memacu pertumbuhan industri otomotif nasional melalui Kemenperin. Pemerintah berharap sektor otomotif diproyeksikan menjadi andalan ekspor setelah masuk dalam prioritas program Making Indonesia 4.0. Selain itu, pemerintah juga ikut memberi dukungan berupa skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku industri komponen otomotif. 

layanan konsultasi

Target Kedepannya

Targetpun telah ditetapkan, semula pada tahun 2018 diatas 1,2 juta unit, 2030 diharapkan menjadi 20 juta unit. Pada tahun ini, target ekspor diharapkan 400 ribu unit dan terus naik per tahunnya hingga sampai satu juta unit di 2025. Jadi untuk produksi dalam negeri kisaran 4 juta unit.

Pada produksi kendaraan bermotor roda empat atau lebih pada periode Januari-Juni 2019 tercatat sudah mencapai 600 ribu unit. Pangsa pasar ekspor otomotif Indonesia juga sudah ke lebih dari 80 negara di dunia termasuk lima negara tujuan utama ekspor yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Meksiko, dan Vietnam.

Dukung Sektor Otomotif

Menurut Harjanto, pengembangan industri komponen juga perlu mendapat dukungan mengingat produk industri alat-alat kendaraan bermotor. Hal ini merupakan bagian dari rantai pasok bagi Original equipment manufacturer (OEM) maupun layanan purna jual industri kendaraan bermotor. Kondisi ini menjadikan pangsa pasar kian meluas baik domestik maupun ekspor, serta berpeluang untuk terus dikembangkan teknologinya sehingga mampu bersaing di pasar global.

Hingga saat ini tercatat sekitar 1.500 perusahaan komponen otomotif di seluruh Indonesia yang terbagi dalam Tier 1, Tier 2 dan Tier 3 dalam wilayah pulau Jawa. Dari jumlah tersebut, sekitar 240 perusahaan merupakan anggota Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM), dan 122 anggota Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO).

Pemerintah meyakini betul bahwa dengan adanya industri otomotif yang memiliki peran penting untuk mendorong industri komponen kendaraan bermotor. Mengapa? Agar dapat berdiri tangguh dan kokoh dalam menghasilkan produk-produk yang dapat bersaing kuat di pasar global.

Semoga informasi diatas bermanfaat untuk anda..

Baca artikel lainnya di Dunia Mobil

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here