Beda antara Dilarang Parkir dengan Dilarang Stop Ketahui Sebelum Anda Terkena Resiko Derek
Beda antara Dilarang Parkir dengan Dilarang Stop Ketahui Sebelum Anda Terkena Resiko Derek

Adu argumentasi sering terjadi antara pemilik mobil, dan dinas perhubungan saat hendak menderek mobil. Nah, daripada berdebat, mari kita lihat sebenarnya apa perbedaan antara berhenti dan parkir mobil di pinggir jalan. Mana yang dapat membuat anda ditilang, mana yang aman untuk dilakukan.

Silahkan membaca dan memahami artikel ini.

Parkir dan berhenti merupakan dua keadaan yang berbeda. Parkir adalah keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan oleh pengemudinya, sedangkan berhenti adalah keadaan kendaraan tidak bergerak untuk sementara dan tidak ditinggalkan oleh pengemudinya.

Soal penderekan diatur kembali dalam peraturan daerah setempat. Sebagai contoh di Jakarta yang tertuang dalam Perda DKI Jakarta 5/2012, penderekan kendaraan dapat dilakukan oleh petugas yang berwenang jika kendaraan tersebut parkir di tempat yang dinyatakan dilarang dan/atau yang dinyatakan dilarang parkir oleh penyelenggara parkir apabila setelah jangka waktu 15 (lima belas) menit sejak kendaraan parkir, pengemudi kendaraan tidak memindahkan kendaraannya.

Kendaraan tersebut dipindahkan ke tempat lain yang tidak mengganggu pengguna jalan dan/atau pengguna jasa parkir lain dengan menggunakan mobil derek dan pemilik kendaraan bertanggung jawab atas biaya pemindahan tersebut.

Biaya Penderekan Kendaraan

Biaya pemindahan kendaraan (derek) menjadi tanggung jawab pemilik kendaraan. Biaya pemindahan kendaraan, wajib disetorkan ke Kas Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Besar biaya pemindahan kendaraan ditetapkan dalam Peraturan Daerah tentang Retribusi Daerah.

Biaya penginapan dan penyimpanan kendaraan yang diderek karena melanggar rambu larangan parkir adalah sebesar Rp. 500 ribu/hari/kendaraan.

Jadi kendaraan yang parkir di tempat yang dinyatakan dilarang dan/atau yang dinyatakan dilarang parkir oleh penyelenggara parkir, kendaraan tersebut dapat dipindahkan ke tempat lain yang tidak mengganggu pengguna jalan. Namun, pemindahan tersebut dilakukan oleh petugas jika dalam jangka waktu 15 menit tidak dipindahkan oleh pengemudi dan/atau pemilik kendaraan. Pemindahan kendaraan tersebut dilakukan dengan menggunakan mobil derek dan pemilik kendaraan bertanggung jawab atas biaya pemindahan tersebut.

Itulah perbedaan antara parkir dan berhenti di pinggir jalan menurut hukum Indonesia. Semoga menjadian acuan anda untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menepikan mobil. Terimakasih sudah membaca.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here