Wajib Tahu Inilah Hak Pengendara saat Ada Razia yang Bisa Anda Pergunakan
Wajib Tahu Inilah Hak Pengendara saat Ada Razia yang Bisa Anda Pergunakan

Jangan takut ketika melihat razia di tengah perjalanan. Anda memiliki hak pengendara saat ada razia mobil agar tidak diperas oknum nakal. Apa saja hak tersebut?

Silahkan membaca artikel berikut ini secara lengkap. Selamat membaca.

Secara aturan yang berlaku bahwa pelaksanaan penindakan pelanggaran lalu lintas digolongkan menjadi dua bagian, yaitu:

Penindakan bergerak/hunting
Penindakan bergerak itu sendiri bersifat penindakan ofensif atau terhadap pelanggaran yang tertangkap tangan. Petugas pun tidak perlu dilengkapi surat perintah tugas.

Penindakan di tempat/stationer
Sementara cara kedua wajib dilengkapi dengan surat perintah. Dalam Pasal 22 ayat (1) dan (2) PP 80/2012, maka Petugas Kepolisian yang memberhentikan kendaraan bermotor dan memeriksa surat-surat pada dasarnya wajib memasang tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan. Lebih lanjut, tanda tersebut harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga mudah terlihat oleh pengguna jalan (Pasal 22 ayat (4) PP 80/2012).

Daftar Hak Pengendara saat Ada Razia Mobil di Jalan Raya

Nah, agar masyarakat tidak mudah tertipu dengan adanya polisi gadungan, maka secara aturan anda juga punya hak dan kewajiban ketika diberhentikan oleh petugas polisi.

Anda sebagai pengendara memiliki hak untuk:

  • Menolak untuk diperiksa apabila polisi yang memberhentikan kendaraan tidak memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku, terutama soal identitas petugas.
  • Masyarakat bisa menanyakan penggunaan nama petugas pada rompi.
  • Menanyakan kesalahan apa yang dilakukan kepada polisi yang bersangkutan.
  • Menanyakan mengenai dari kesatuan, polres, atau polsek mana. Biasanya juga bisa dilihat di lengan kiri atas baju polisi tersebut.
  • Supaya tidak tertipu, kalau memang melanggar sekaligus saja minta ditilang lengkap dengan surat tilang.

Adapun hak pengendara yang kerap tidak disadari adalah hak untuk mengakui kesalahan, atau mengajukan perlawanan hukum. Jika mengakui kesalahan, anda bisa mendapatkan slip biru yang artinya hanya perlu membayar denda.

Namun jika anda ingin mengajukan pengadilan tilang, anda bisa meminta slip merah. Dengan mengajukan slip merah, anda mungkin tidak perlu membayar denda jika memang menurut hakim anda terbukti tidak bersalah.

Lantas apa yang harus kita lakukan jika menemukan razia? Hal pertama tentu saja jangan kabur. Apalagi berbalik arah dengan melawan arus. Selain dapat membahayakan diri anda dan pengendara lain, kabur dari razia dapat menyebabkan denda dan hukuman yang dikenakan akan jauh lebih besar.

Hal kedua yang perlu dilakukan adalah menepikan kendaraan jika dihentikan oleh petugas. Biasanya petugas hanya akan menanyakan SIM dan STNK anda. Jika kelengkapan surat-surat anda lengkap, dan kendaraan memang dalam kondisi layak jalan, jangan takut. Dan jangan mau membayar untuk kesalahan yang tidak anda lakukan.

Itulah beberapa hak-hak yang bisa anda dapatkan selama proses razia. Semoga informasi hak pengendara saat ada razia mobil di jalan ini bermanfaat untuk kita semua. Tetap berkendara dengan aman dan nyaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here