Gejala yang Muncul Ketika Power Steering Mobil Rusak

0
72
Tanda dan Gejala Power Steering Rusak dan Perlu Perbaikan
Tanda dan Gejala Power Steering Rusak dan Perlu Perbaikan

Adanya fitur power steering tak dapat dipungkiri sangat membantu dalam berkendara. Fitur tersebut mampu meringankan kemudi agar dapat diputar lebih ringan.

Seiring waktu, komponen ini dapat mengalami kegagalan. Biasanya kegagalan tersebut diawali dengan munculnya beberapa gejala yang dapat menjadi peringatan bagi Anda untuk segera memeriksanya.

Gejala yang Muncul Ketika Power Steering Rusak atau Bermasalah

Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, anda perlu tahu gejala apa yang muncul ketika ada kerusakan pada power steering. Dengan demikian, anda bisa tahu penanganan yang tepat.

Adapun beberapa gejala yang muncul ketika power steering rusak antara lain adalah:

Muncul Suara Aneh ketika Memutar Kemudi

Gejala pertama adalah munculnya suara aneh ketika memutar kemudi. Bisa jadi gejala ini disebabkan cairan yang dibutuhkan power steering kurang. Jika dibiarkan terlalu lama, seluruh sistem power steering dapat mengalami kerusakan fatal.

Munculnya suara aneh juga dapat terjadi ketika mobil baru dinyalakan. Saat kondisi tersebut, sirkulasi cairan dalam power steering akan mulai bekerja. Suara akan muncul ketika cairan tersebut berada dalam jumlah yang kurang.

Gejala power steering rusak lainnya yakni respon perputaran ban lambat, padahal kemudi sudah diputar seperti biasanya. Kegagalan power steering tak hanya membuat respon perputaran ban lambat, namun juga mengunci kemudi sehingga tak bisa diputar.

Putaran power steering berat

Ada beberapa hal yang menyebabkan power steering berat. Pertama, tekanan dari pompa yang tidak maksimal karena telah aus. Hal itu bisa terjadi karena adanya kebocoran pada selang oli atau minyak power steering.

Solusi terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan segera menlakukan penggantian selang bila selang telah rusak.

Kedua, oli atau minyak yang telah habis. Cara kerja power steering hidrolik sangat tergantung pada keberadaan oli. Pasalnya, cairan itulah yang memberikan tekanan fluida, sehingga pompa dan komponen lainnya di sistem power steering bekerja.

Ketiga, seal di rak pinion tidak dalam posisi yang tepat. Ketidaktepatan seal atau worm steering dapat menimbulkan kebocoran minyak atau oli. Akibatnya, tekanan oli juga kurang kuat. Walhasil, putaran power steering pun semakin berat.

Keempat, baut rack pinion atau worm steering terlalu kencang. Baut yang terlalu kencang akan menyebabkan putaran power steering berat, meski oli lancar mengalir. Karena itu, segera setel ulang bila menemui gejala itu.

Kelima, ball joint telah aus. Bila peranti itu telah aus yang ditandai dengan kondisi kering, segera ganti.

Gejala Power Steering Rusak Lainnya

Masih ada beberapa gejala yang menjadi tanda adanya kerusakan pada sistem kendali mobil anda. Beberapa di antaranya seperti berat sebelah, sering ngeloss, maupun lambat.

Untuk itu, anda perlu melakukan pengecheckan di bengkel dengan teknisi profesional. Hal ini untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan ketika mengemudi.

Nah itulah beberapa hal yang menjadi gejala power steering rusak dan bagaimana cara menanganinya. Jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan kirimkan melalui kolom komentar di bawah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here