fungsi tombol overdrive pada mobil bertransmisi matic
fungsi tombol overdrive pada mobil bertransmisi matic

Mungkin banyak pengemudi mobil matik yang bingung dengan adanya tombol overdrive yang ada di mobilnya. Fitur yang kerap disebut dengan O/D OFF dan sering muncul pada odometer mobil ini ternyata belum banyak yang tahu fungsi dan kegunaannya.

Namun berdasarkan informasi yang diperoleh dari mr. Lung-Lung selaku mekanik senior di bengkel Dokter Mobil Kelapa Gading, ternyata fitur overdrive ini memiliki fungsi untuk memaksimalkan kecepatan dan tenaga mesin pada mobil bertransmisi otomatis/matic.

overdrive o/d off pada odometer
overdrive o/d off pada odometer

Misalnya, jika mobil matic yang anda kendarai mesinnya kurang bertenaga, dengan fitur ini mobil akan mendapat speed tambahan ketika dinyalakan.

Cara Kerja Fitur Overdrive

Fitur ini bekerja dengan menurunkan posisi gear serta membuatnya tidak naik lagi. Hal ini akan menyebabkan perputaran mesin serta torsi mobil ikut naik. Akibatnya, mobil akan lebih mudah saat menanjak tanpa perlu ancang-ancang saat sedang menanjak.

Jadi saat anda hendak menanjak dan posisi gear di posisi Drive (D), tekan saja tombol overdrive. Maka tenaga mobil akan naik sehingga lebih kuat dalam menanjak.

Untuk mengaktifkan fitur ini cukup dengan menekan tombol pada gagang persneling.

Tetapi seiring dengan kemajuan teknologi, makin banyak mobil dengan teknologi yang lebih canggih. Namun fungsinya tetaplah sama, membantu anda untuk dapat menanjak dengan lebih baik saat berada di tanjakan.

Tidak Semua Matic Ada Tombol Overdrive

Fasilitas Tombol OD tidak terdapat pada semua mobil matic. Umumnya Tombol OD terdapat pada transmisi otomatis yang gearbox-nya berbasis planetary gear set (Step AT atau AT). Pada transmisi otomatis ini, perpindahan percepatan berlangsung secara bertingkat  karena ada tingkatan rasio gigi pada gearbox-nya.

Beberapa produsen transmisi otomatis menyebut transmisi dengan perpindahan percepatan bertingkat ini dengan istilah transmisi otomatis jenis Step AT. Sebagian lainnya mengenal atau menyebutnya dengan istilah AT. Tidak ada embel-embel “step” di depan AT, sekalipun yang dimaksudkan sama. Istilah AT/Step AT pada transmisi otomatis sekadar membedakan dari transmisi otomatis non planetary gear set, seperti jenis CVT (Continuously Variable Transmission).

mobil matic tanpa fitur overdrive
mobil matic tanpa fitur overdrive

Pada transmisi otomatis jenis AT yang sudah mengadopsi sistem kontrol transmisi berbasis komputer, umumnya sudah ada fasilitas Tombol OD/posisi tuas di 3. Untuk transmisi otomatis non elektronik, umumnya belum ada fasilitas Tombol OD, sekalipun penambahan satu set planetary gear (overdrive) sudah dilakukan.

Pada mobil matic dengan transmisi otomatis jenis CVT tidak ada Tombol OD. Tapi bukan berarti transmisi otomatis CVT tidak menghasilkan rasio gir overdrive. Rasio “gir” mobil matic jenis CVT yang “gearboxnya” berupa dua pulley yang dihubungkan oleh sabuk baja juga menghasilkan rasio gir overdrive. Yaitu pada saat diameter pulley primer lebih besar dari pulley sekunder.

Demikian informasi yang bisa kami berikan. Jika anda memiliki pertanyaan, silahkan kirimkan pertanyaan di kolom komentar di bawah ini. Terimakasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here