Cara yang Baik dan Benar Mengemudikan Mobil Matic di Tanjakan

0
294
agar mobil matic kuat dan tidak kehilangan tenaga saat menanjak
agar mobil matic kuat dan tidak kehilangan tenaga saat menanjak

Mengemudikan mobil di tanjakan bukanlah perkara mudah. Terutama jika mobil yang anda bawa bertransmisi matic. Perlu kehati-hatian dan keahlian yang mencukupi.

Namun ternyata tidak banyak orang yang benar-benar tahu cara mengemudikan mobil matic di tanjakan. Akibatnya tentu fatal. Ada mobil yang merosot turun karena tidak kuat menanjak ataupun mobil yang kampas remnya habis terbakar.

Untuk mobil transmisi manual, ketika kondisi jalanan menanjak, maka pengemudi akan menurunkan gigi ke posisi yang lebih rendah. Kondisi ini dilakukan agar mendapatkan torsi atau tenaga yang lebih besar dan menjadi ringan saat melewati tanjakan. Namun, bagaimanakah jika mobil kita bertransmisi otomatis atau matic?

Untuk mobil matic, tenaga yang dikeluarkan oleh mesin terasa lebih lemah ketika berada di jalur menanjak, meskipun sudah menginjak pedal gas. Kondisi ini akan semakin bertambah parah ketika kondisi tanjakannya sangat terjal. Oleh karena itu, ada beberapa catatan yang harus dipahami oleh para pengendara mobil matic.

Responsif atau tidaknya tarikan mobil sangat berpengaruh kepada cara kita mengemudikan mobil matic. Kita harus terlebih dahulu menguasai:

  • mode pengoperasian
  • fasilitas
  • juga fitur yang disediakan

Afa beberapa jenis mobil matic dalam pengoperasiannya, ada yang dilengkapi transmisi S (Sport), namun banyak yang tidak dilengkapi hal ini.

Jika memang mobil anda dilengkapi dengan mode S, namun anda memilih menggunakan transmisi D, maka memang wajar saja jika ketika menanjak, mobil tidak terlalu responsif dan mengeluarkan tenaga. Berikut ini hal lainnya yang perlu diperhatikan pada mobil matic saat berada di jalan yang menanjak.

Sebelum memahami mengatasi mobil matic di tanjakan lebih lanjut, ketahui dulu hal ini. Pada mobil matic ada tiga mode transmisi ketika mobil sudah dinyalakan, yaitu:

  • Transmisi D
    untuk berjalan di tempat yang datar dan halus
    .
  • Transmisi D2 atau 2
    untuk di jalan pegunungan atau jalan menanjak
    .
  • Transmisi 1 atau L
    untuk maju di jalan tanjakan curam atau sma dengan gigi 1 pada mobil bertransmisi manual

Jika melewati jalur ini, pastikan gigi berada di posisi “2” atau “L”. Dalam kondisi seperti ini, mobil akan dengan mudah menanjak dan mengeluarkan tenaga yang cukup. Karena memang saat menanjak, berat beban mesin semakin bertambah. Agar hal ini bisa diatasi, oleh karena itu, transmisi harus berada di posisi “2” atau “L”.

Jika letak gigi selain dari dua di atas, maka mesin akan kurang mengeluarkan tenaga dan mobil seperti tidak dapat mengeluarkan tenaga. Kemudian, pengendara mengantisipasinya dengan menginjak gas dan gigi akan berpindah secara otomatis.

cara mengemudikan mobil matic di tanjakan
cara mengemudikan mobil matic di tanjakan

Jika pengendara belum terbiasa, kondisi seperti ini dapat memicu rasa panik. Pada mobil matic, gigi transmisi memang dapat bergeser sendiri, tidak perlu menunggu dipindahkan oleh pengendara.

Sesuai hal diatas, kecepatan mobil dan pedal gas mempengaruhi perpindahan gigi. Jadi, ketika dalam kondisi menanjak dan cukup terjal, posisikan gigi berada di “2” atau “L”. Saat telah melewati kondisi terjal tersebut, langsung pindahkan kembali gigi ke posisi “D”. hal ini dilakukan agar ridak terjadi kerusakan pada mobil bertransmisi matic.

Nah sudah tahukan bagaimana cara mengemudikan mobil matic dengan baik dan benar ketika hendak menanjak? Jika ada hal lainnya yang masih membuatmu belum mengerti, silahkan tanyakan di kolom komentar di bawah ini ya.

Terimakasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here