Cara Mengecheck dan Mengetahui Aki Mobil Soak atau Tidak

0
44
Cara mengecek aki soak atau tidak dengan mudah dan cepat
Cara mengecek aki soak atau tidak dengan mudah dan cepat

Jangan sampai perjalanan anda terganggu karena mobil mogok di tengah jalan. Kenali tanda dan cara mengecek aki soal atau tidak dengan beberapa cara berikut ini.

Semoga bermanfaat dan jadi informasi yang membantu anda menghindari masalah.

Saat Anda sedang berkendara lalu tiba-tiba mengalami mogok akibat dari aki soak tentunya hal tersebut sangat menjengkelkan, apalagi ketika Anda sedang berada dalam aktivitas yang sangat penting. Padahal, hal tersebut dapat Anda hindari dengan cara memahami batas usia pakai aki yang sedang Anda gunakan.

Seperti komponen mobil lainnya, aki rupanya mempunyai batas usia pemakaian. Aki soak dapat terjadi kapan pun dan dimana pun. Karena itu, sangat perlu bagi pemilik kendaraan untuk memahami batas pemakaian aki, apalagi jika aki tersebut telah lewat masa pakainya.

Solusi Mengatasi Mobil Mogok Akibat Aki yang Soak

Untuk mobil dengan transmisi manual, solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyalakan mesin tanpa menggunakan aki, yaitu dengan cara mendorong mobil. Namun, bagi mobil dengan transmisi otomatis, cara tersebut tidak dapat dilakukan. Solusinya adalah dengan mengganti aki mobil tersebut atau mencari pertolongan dengan cara melakukan jumper setrum dari aki mobil lainnya.

Untuk mengukur usia pemakaian aki, cara yang paling tepat adalah dengan menggunakan alat-alat bengkel. Meski begitu, ternyata terdapat cara mudah yang bisa Anda lakukan guna mengetahuinya, yaitu dengan melihat keterangan jadwal penggunaan aki tersebut pertama kali. Biasanya para pabrikan aki merekomendasikan aki untuk dipakai setidaknya selama setahun. Jika telah lewat masanya, maka para pemilik kendaraan diharuskan selalu mengecek kondisi aki tersebut secara rutin.

Cara Mengecheck Aki yang Mau Soak

Jika aki yang Anda gunakan bertipe basah, maka cara mengeceknya adalah dengan memperhatikan ambang batas atas dan bawah cairan elektrolit pada aki. jika batas cairan elektrolit mendekati batas bawah, maka harus secepatnya ditambah. Sedangkan jika aki yang Anda gunakan bertipe kering, maka sebaiknya Anda memperhatikan indikator warna aki tersebut. Jika berwarna biru, menandakan bahwa aki tersebut masih oke, jika berwarna putih, menandakan aki tersebut membutuhkan tambahan setrum dan jika berwarna merah, menandakan aki soak sehingga wajib diganti.

“Yang perlu dilakukan pertama kali adalah mengetahui terlebih dahulu jenis aki yang digunakan, sebab beda aki tentu berbeda gaya pengecekannya. Selain itu, pada merek-merek tertentu, indikator yang digunakan menggunakan warna serta simbol,” ucap Head of Product Planning Sokonindo Automobile, seperti dilansir laman CNN Indonesia, Jum’at (24/8) kemarin.

Selain mengecek langsung kondisi aki, para pemilik kendaraan juga dapat memperkirakan apakah kondisi aki soak atau tidak dari pengamatan kondisi kendaraan seperti, sinar lampu yang mulai meredup atau saat proses menyalakan mesin berjalan dengan lambat. Jika kedua kondisi tersebut Anda dapati pada kendaraan Anda, maka besar kemungkinan aki soak sehingga perlu diganti.

“Jika berbicara gejala, maka komponen mobil yang paling banyak menggunakan energi aki paling besar adalah motor starter. Jika dalam menyalakan mesinnya saja sudah tersendat alias motor starter tidak mendapatkan cukup energi untuk melakukan hal tersebut, maka bisa dipastikan bahwa aki Anda soak. Ketika mesin mati dan energi dari aki telah habis, maka nyala lampu akan meredup,” terang Ricky lagi.

Pada dasarnya melakukan pengecheckan ini tidaklah terlalu sulit. Namun jika anda kesulitan memahami cara mengecek aki soak atau tidak yang kami berikan, silahkan tanyakan melalui kolom komentar di bawah ini. Terimakasih sudah membaca.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here