Ada Teknik Khusus Agar Dapat Mengemudi Mobil di Jalan Sempit dan Ada Beberapa Hal yang Wajib Anda Perhatikan
Ada Teknik Khusus Agar Dapat Mengemudi Mobil di Jalan Sempit dan Ada Beberapa Hal yang Wajib Anda Perhatikan

Saat mengemudi mobil di jalan sempit diperlukan teknik yang tepat. Jangan sampai mobil lecet karena kesalahan memperhitungkan lebar jalan.

Banyak orang yang ketika bertemu dengan jalan sempit merasakan jalanan tersebut adalah momok menakutkan, terutama bagi pemilik dan pengemudi mobil yang belum mahir. Sebab bila tidak hati-hati, bodi mobil bisa saja tergores, biasanya diakibatkan bersenggolan dengan kendaraan lain.

Mengukur Panjang dan Lebar Jalan Sempit yang Harus Dilalui

Menghadapi kondisi semacam ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengemudi. Owner dari Dokter Mobil, Lung-Lung Dokter Mobil, menilai, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui ukuran panjang dan lebar mobil, disertai memahami letak pilar A, B dan C.

  • Pilar A adalah pilar yang terdapat di bagian depan atau tempat meletakkan kaca depa.
  • Pilar B terdapat di belakang jok depan atau lokasi dudukan seat belt untuk pengemudi.
  • Pilar c ada di bagian kaca belakang.

Menurut Lung-Lung Dokter Mobil, memahami letak pilar A, B dan C sangat penting sebagai patokan untuk bermanuver bila menemui belokan. “Selain mengandalkan feeling, kita sebaiknya mengetahui juga hal-hal teknis terkait ukuran mobil yang kita kendarai,” kata Lung-Lung Dokter Mobil kepada dunia-mobil.com.

Selain mengetahui teknis ukuran mobil, Lung-Lung Dokter Mobil menilai hal lain yang perlu dilakukan adalah mengatur posisi duduk yang sempurna. Dengan posisi duduk yang sempurna, akan lebih mudah mengatur posisi spion yang ideal. “Kalau posisi duduk belum sempurna, otomatis bagian belakang mobil jadi tidak kelihatan dari spion,” ucap Lung-Lung Dokter Mobil.

Bila sudah memahami hal-hal teknis dan berada di posisi duduk dengan benar, Lung-Lung Dokter Mobil menganggap langkah selanjutnya adalah mengetahui lebar jalan. Sebab jalan sempit biasanya ada yang terdiri dari dua mobil, namun ada pula yang hanya muat satu mobil. Selanjutnya, pengemudi juga harus berkonsentrasi penuh. Tujuannya agar tidak lengah apabila ada anak kecil, hewan ataupun motor yang melintas. Pengemudi juga sebaiknya membunyikan klakson seperlunya jika menemui belokan. Tujuannya memberitahukan keberadaan kita ke pengendara jalan yang lain dari arah berlawanan.

Bila di tengah jalan berpapasan dengan mobil lain, “Kalau kita pengemudi yang defensive, ngalah saja. Berhenti dulu sambil meminggirkan sedikit. Kalau posisi lebar jalannya sudah aman, berikan jalan. Jadi selain konsentrasi penuh, kita juga harus bersabar,” ucap Lung-Lung Dokter Mobil.

Teknik Mengemudi Mobil di Jalan Sempit

Mengutip dari Mr. Lung-Lung, Dokter Mobil, cara berbelok dan mengemudi mobil di jalan sempit perlu teknik. Dengan ukuran mobil yang lebih kompak, teknik berbelok di jalan sempit demi menghindari menyerempet obyek lain bisa dimulai dengan

  • Mengukur jarak terakhir sebelum bertemu titik terdekat.
  • Jika memungkinkan, pastikan jarak roda depan punya sisa 1-3 kaki (30-90 cm ke obyek di sebelahnya).
  • Lalu gerakkan setir setahap demi setahap manakala bumper sudah melewati garis persimpangan.
  • Teknik lainnya adalah sedikit menjauhkan bodi mobil secara berlawanan sebelum membelok.
  • Jika lebar belokan yang akan dituju di kiri terlihat sempit, posisikan mobil agak menjauh ke kanan dulu sebelum memutar setir (begitu juga sebaliknya). Cara ini akan memberikan sudut belok yang lebih lebar sehingga tidak rentan menyerempet benda di sebelahnya.

Itulah beberapa tips untuk anda yang ingin belajar cara mengemudi mobil di jalan sempit. Terimakasih sudah membaca dan semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here