Cara Cek Busi Mobil dan Mendeteksi Kerusakan yang Terjadi

0
236
Panduan dan Cara Cek Busi Mobil dengan Benar
Panduan dan Cara Cek Busi Mobil dengan Benar

Ketahui cara cek busi mobil sehingga anda tahu apakah komponen tersebut memang harus diganti. Atau ternyata hanya akal-akalan bengkel untuk memeras anda.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk anda memahami cara mengecheck sendiri kondisi busi. Dan mengetahui cara membaca kondisi busi. Apakah masih layak pakai, atau sudah harus diganti.

Cara Mengecheck Busi Mobil Masih Bagus Atau Tidak

Beda jenis mobil beda juga cara pengecheckan busi. Pada mobil diesel akan sangat lucu jika anda mencoba melakukan pengecheckan busi. Karena mobil diesel tidak menggunakan busi.

Adapun cara pengecheckan tersebut antara lain:

Buka Jok atau Kap mesin
Buka jok atau kap mesin (tergantung dimana mesin mobil anda berada)
Nyalakan mesin. Jika bisa naikkan rpm atau setel gas.

Cabut satu demi satu kabel busi (tetap waspada jika ada kebocoran kabel busi karena setrum listriknya lumayan mengagetkan). Maka dari itu gunakan tang atau sarung tangan.

Perhatikan pula saat pencabutan kabel busi, kalau busi itu normal maka rpm mesin bisa berubah sedangkan busi mati tidak berefek pada perubahan rpm.
Jika memang ada perubahan, rpm akan berubah hanya sedikit saja.
Bandingkan busi yang telah anda cabut dengan busi lain yang anda cabut untuk mengetes kenormalan busi tersebut.

Jika busi tersebut terindikasi mati, coba saja untuk membersihkan atau bahkan menggantinya. Lebih baiknya mengganti busi dan memasang busi yang normal (tidak harus baru).

Kalau busi sudah diganti tetapi hasilnya sama yaitu busi masih terindikasi mati, sebaiknya ganti kabel busi dengan kabel busi lainnya (bisa ditukar dengan kabel busi sebelahnya ataupun kabel busi mana saja). Namun, jika busi masih terindikasi mati setelah pertukaran kabel tersebut, maka dapat dipasikan kalau kabel busi bermasalah atau putus. Mau tidak mau anda wajib menggantinya guna menyelesaikan masalah busi mati tersebut.

Yang perlu anda camkan dari pengecekan busi tersebut, yaitu anda harus berhati-hati saat mengecek busi dengan pencabutan kabel besi. Karena tegangan listrik yang tidak main-main, cukuplah membuat anda terkaget. Maka dari itu, sangat disarankan memakai sarung tangan sebagai perantara yang tidak bisa menghantarkan listrik. Tujuannya jelas agar anda terhindar dari sengatan listrik.

Cara Mengecek dan Mengetahui Busi Mobil Mati atau Hidup

Rupanya, untuk mengenali bahwa busi mobil itu rusak atau tidak, ada ciri-ciri khusus yang menandakannya. Adapun tanda-tanda tersebut diuraikan sebagai berikut.

Warna

Berwarna usang atau coklat. Ini merupakan pertanda bahwa busi mobil mendekati masa pensiunnya, sehingga anda harus segera menggantinya.

Berwarna kemerahan-merahan atau kekuning-kuningan. Ini berarti ada hawa panas yang melanda mesin secara berlebihan. Biasanya, masalah ini timbul karena pendingin mesin bermasalah juga.

Kerak

Terjadi kerak atau gosong. Ciri yang satu ini mengindikasikan adanya kesalahan yang terjadi pada bagian pengaturan bahan bakar. Maka dari itu, cek peranti kelistrikan dan aliran bensin.

Busi yang meleleh menggambarkan kondisi elektroda yang meleleh atau gosong sebagai akibat dari kebocoran mesin atau masalah kompresi yang mana sebagian oli turut terbakar pula pada mesin.

Kerak di kepala busi. Indikasi ini menunjukkan pengaturan bahan bakar buruk yang berakibat pada kebocoran pada bagian sill klep. Alhasil, busi pun kemasukan oli tersebut.
Busi yang basah berasal dari sisa-sisa pelumas yang menempel pada kepala busi dan elektroda. Oleh karena itu, periksalah ritme atau timing pengapian. Selain itu perbaiki juga bahan bakar (jika biasa pakai premium, belinya di pom bensin atau bisa menggantinya dengan pertamax).

Cara Cek Busi Mobil dengan Multitester

Pada tulisan kali ini aku akan membahas tentang cara melakukan pengecekan kabel busi atau kabel tegangan tinggi pada mobil Toyota Kijang Super. Kabel busi adalah salah satu komponen yang sangat penting pada sistem pengapian mobil, kabel ini adalah penghantar yang menghubungkan antara busi, distributor (delco) dan coil. Apabila kabel ini rusak atau tidak berfungsi dengan baik dapat mengakibatkan masalah pada kinerja mesin mobil.

Alat yang diperlukan adalah multitester atau ohm meter, kemudian atur alat tersebut ke satuan kilo ohm.

Kemudian, buka kap mesin mobil, lalu lepaskan 4 buah kabel busi dan 1 buah kabel yang terhubung ke coil. Lepaskan dengan perlahan dan hati-hati, saat melepasnya peganglah pada bagian karet konektornya, jangan menariknya pada bagian kabelnya.

Lalu periksalah fisik kabel tersebut, apakah ada bagian yang terkelupas, tertekuk, patah atau pecah-pecah. Apabila kondisi fisik kabel masih layak pakai, lanjutkan pemeriksaan tegangan pada masing-masing kabel tersebut.

Caranya sangat mudah, cukup hubungkan masing-masing konektor multitester ke masing-masing ujung kabel busi, kemudian lihat angka yang tertera di multitester. Apabila angka yang tertera di multitester di bawah angka 25 (25 kilo ohm), artinya tahanan kabel tersebut dalam kondisi baik dan masih layak pakai.

Demikian cara cek busi mobil yang paling mudah dan bisa anda lakukan sendiri. Semoga informasi yang kami berikan ini bermanfaat untuk kita semua. Senang bisa membantu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here