Penggunaan lampu Hazard yang baik dan benar

Masih banyak orang yang tidak tahu kapan harus menyalakan lampu hazard. Hal tersebut justru membahayakan pengendara lainnya.

Lampu hazard adalah lampu tanda darurat. Lampu ini pada hakikatnya akan menyala jika menekan tombol warna merah dengan logo segitiga putih di dekat pengemudi. Lampu ini menyala tepat di bagian lampu sein kanan-kiri secara berkedip dan bersamaan.

Waktu yang Salah Menyalakan Lampu Hazard

Kebanyakan pengemudi mobil menyalakan Lampu hazard sebagai tanda hati-hati tetapi ini justru malah menjadikan kesalahan besar.

Berikut 4 kesalahan menyalakan lampu hazard.

  • Menggunakan Lampu Hazard saat Hujan
    Menggunakan hazard saat hujan dapat membingungkan pengemudi di belakang kendaaraan. Mengapa?Sebab lampu sein tidak berfungsi karena telah digunakan untuk lampu hazard. Akibatnya pengemudi di belakang tidak tahu ketika anda memberi isyarat hendak berbelok. Bahaya bukan?
  • Memberi Tanda Lurus di Persimpangan
    Hal ini akan membingungkan pengendara lain, terutama saat di persimpangan. Ketika lampu hazard menunjukkan bergerak lurus, namun kendaraan belok ke kiri atau ke kanan.
  • Saat Berkabut
    Pada kondisi berkabut, anda cukup menyalakan fog lamp (lampu kabut dengan sinar kuning). Atau cukup dengan lampu utama.Menggunakan hazard saat kabut akan menyebabkan kebutaan sesaat bagi pengguna jalan lainnya.
  • Ketika Berada di Lorong Gelap
    Menggunakan hazard akan membingungkan kendaraan di belakang. Oleh sebab itu, disarankan untuk menggunakan lampu reflektor saja saat berada di lorong gelap.
Kesalahan Mengenai Kapan Harus Menggunakan Lampu Hazard
Kesalahan Mengenai Kapan Harus Menggunakan Lampu Hazard

Itulah beberapa kondisi kapan sebaiknya lampu hazard digunakan. Namun tentu juga anda penasaran kapan sebaiknya lampu jenis ini digunakan.

Ini Jawaban Kapan Harus Menyalakan Lampu Hazard

Lampu hazard atau lampu darurat memiliki fungsi penting pada kendaraan. Penggunaannya telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ yang berbunyi: “Setiap Pengemudi Kendaraan Bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan.”

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang salah kaprah tentang penggunaan lampu darurat di jalan umum. Dalam UU tersebut sudah jelas tertulis bahwa lampu darurat berfungsi sebagai peringatan bahaya atau saat berhenti dalam keadaan darurat di jalan, jika tidak dalam keadaan darurat maka lampu tersebut sebaiknya tidak dinyalakan.

Dengan demikian dapat disimpulkan jawaban dari pertanyaan kapan harus menyalakan lampu Hazard adalah saat:

  • Mobil sedang berhenti karena situasi darurat
    Situasi darurat di sini meliputi mogok di tempat gelap, ada perampokan, dan situasi-situasi yang membutuhkan perhatian pengendara lainnya.
  • Memperingati pengendara lainnya
    Jika ada bahaya di depan, maka lampu hazard harus dan wajib digunakan. Fungsinya agar pengendara lain menurunkan kecepatan dan lebih berhati-hati.

Nah itulah beberapa jawaban dari pertanyaan kapan harus menggunakan lampu hazard. Semoga informasi ini berguna untuk kita semua.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here